Senin, 28 Mei 2018

Mengenal Lebih Dekat Keluarga PPM


Hallo Sahabat Blogger. Jumpa lagi denganku yang kembali menyapa setelah hampir 2 tahun vakum. Beberapa belakangan ini aku merindukan tentang dunia menulis. Entah hal apa yang membuatku rindu. Nah, dengan kembalinya aku di dunia blogger, aku akan menceritakan sebuah kisah warna-warni. Oke, langsung aja ya ini adalah  kisahku bersama sebuah keluarga. Keluarga yang tidak sedarah tapi dikumpulkan dengan tujuan yang sama. Keluarga yang unik dan  dipertemukan dalam satu organisasi yaitu UKMF Penelitian REALITY. Memang kalau di organisasi PPM itu kami sebagai divisi, tapi bagiku PPM itu adalah keluarga. 


 Bicara tentang keluarga ppm, apasih itu PPM?. Emm.. sedikit flasback tentang apa yang dikatakan Kepala Divisi (Kadiv) PPM tahun lalu, Siapa lagi kalau bukan mas Nur Yono atau Mas Ion :P. Kalau ppm itu....
Para Pencari Makan?
Wkwkw, bukan. :D
Para Pejuang Masjid?
Wkwk bukan juga sih :)
Para Perindu Mantan?
Enggak lah :P 

Tapi PPM itu..... Pusat Pengkaryaan Mahasiswa ^_^. Selanjutnya, PPM itu ngapain aja sih? Apa aja yang dilakukan oleh keluarga PPM?. Oke-oke aku nggak merasa bosan untuk bercerita kok. PPM itu adalah divisi yang tujuannya adalah menumbuhkan atmosfer kepenulisan baik untuk pengurus maupun mahasiswa. Selain itu, bagian yang menarik dari keluarga PPM adalah siap mencarikanmu jodoh~uhuyyy. Jodoh?? ..iya Jodohh..Jodoh PKM maksudnya wkwk.

Sebelum aku menceritakan lebih jauh tentang keluarga PPM , ada sebuah pepatah “Kalau Tak Kenal maka kita Taaruf . Nah di PPM ini ada 11 orang termasuk aku :P. Langsung aja ya aku kenalkan keluaraga PPM ku.
Yang pertama ada Helmawati Solikha bisa dipanggil Helma. Ini nih ibunya keluarga PPM yang punya prinsip “yang penting dapur tetap mengepul”. ehhh bukan bukan. Helma ini yang membantu untuk selalu mengumpulkan anak-anak PPM. Dia merupakan salah satu partner selama di keluarga PPM.
Terus selain Helma ada lagi nih, Siapa aja ya?. Oke kalau mau tau tetap stay disini yaa. Selanjutnya ada Umi yang merupakan partner di PPM. Umi ini anak yang penuh semangat. Selain Umi, ada juga Galih. Galih ini orangnya murah senyum. Kemudian ada Irma yang selalu membawa keceriaan. Ada juga Bagus anak yang seru di PPM.
Nah, selain ada partner ada juga nih anak-anak PPM. Tapi jangan tanya yaa bapaknya siapa   belum punya soale wkwkwk.  Oke langsung aja aku kenalin anak-anak PPM laiinya. Ada Eva anak jurusan PGSD pintar masak dan bisa main Gitar. Ada Rima jurusan Kebijakan Pendidikan yanga anaknya peduli. Ada Anggun yang orangnya aktif dan juga Humoris. Ada Arifah yang anaknya lucu. Elsa yang selalu penuh semangat dan Hervina yang selalu ceria.

Nah, itu tadi ceritaku tentang keluarga PPM. Tunggu Ceritaku yang lain yaa...:D

#PPMPENDEKARREALITY2018
#KELUARGAPPM


Senin, 29 Agustus 2016


    
   Hallo sahabat blogger. ^-^ . ini adalah post pertama di blogku. sebuah cerita tentang awal perjalananku di PG PAUD. Penasaran ya..? yuk simak aja cerita dibawah ini hehe.
   Gini nih aku punya beberapa cerita ya guys. Nah sedikitnya aku akan menuliskan beberapa hal yang aku dapatkan . Memang  Bukan kisah hebat . Tetapi sebuah catatan perjalanan yang ahirnya aku menemukan jati diriku. Sebuah kisah yang membawaku kedalam dunia yang selama ini aku harapkan. Ya kisah itulah yang aku temukan di prodi PG PAUD. Hingga aku banyak belajar dari banyak hal kecil yang aku jarang lakukan yaitu tersenyum dan ramah . Di PG PAUD aku bisa melakukan hal kecil tersebut dan setelah aku lakukan itu adalah hal yang luar biasa. Sesuatu yang sebelumnya jarang terjadi padaku. Dan lewat ceritaku ini, semoga bisa menginspirasi dan terlebih memotivasi anak SMK bahwa masuk PTN itu bukan  hanya sekadar isapan jempol belaka. 
        Kenalkan aku zidni khasanah. Dan aku sekarang mahasiswa baru PG PAUD UNY 2016. Tanggal, 25 Agustus 2016 kemarin adalah hari dimana aku ospek jurusan. Dan aku berada duduk agak belakang saat dilapangan hijau karena pada saat itu aku agak terlambat datang bersama teman  karena rumahku jauh dan jalan macet kala itu. Dan tiba saatnya ospek jurusan dimulai. Mulailah saat menuju ruangan setiap prodi, otomatis panitia langsung mengarahkan untuk segera menuju ruang masing-masing dan  duduk sesuai gugus. Dan aku berada di gugus Tirta. Tirta artinya adalah air. Ya sifat tirta menurut hasta brata adalah pemimpin yang diharapkan bisa memacu semangat jadi pemimpin yang tidak sombong dan adaftif. Mulailah acara dengan di buka oleh mas banar sama mbak heni. Sekilas aku melihat sosok mereka berdua itu lucu. Dan ternyata benar saat mereka bertugas jadi mc, semua tertawa terbahak-bahak. Dengan andalan mas banar yang suka gombal dan mbak heni yang kecil membuat suasanaa semakin riang dengan logat mereka yang khas bahasa jawa 
       Lalu dilanjut dengan pembacaan kisah inspiratif. Dan tidak aku sangka sebelumnya bahwa sikap inspiratif itu muncul dari seorang teman baru yang cukup akrab. Dan saat itu aku melihat matanya berkaca kaca sambil menahan haru karena kisah dari coretan pena dibacakan oleh salah satu panitia. Jujur aku kagum denganya. Dibalik sikap dia yang biasa saja dia ternyata sosok yang luar biasa. Dan saat itu aku jadi teringat tentang perjuanganku masuk UNY.  Dan aku sangat bahagia menjadi bagian dari universitas yang selama ini aku inginkan. Semua mengucapkan selamat karena dapat masuk universitas favorit dikota jogja. Namun, aku merasa aku bukanlah orang hebat. Aku masih berprosses untuk sampai dititik puncak kesuksesan. Banyak yang lebih hebat dariku. Namun keberhasilanku ini juga tak lepas dari doa ibu dan tentunya usahaku. Jika dingat lagi masih teringat secara jelas bagaimana usahaku dulu. Sebelum aku bisa sampai jadi mahasiswa baru, aku pernah gagal 3 kali. Dan membuatku down. Dan tidak bisa aku pungkiri saat itu aku benar benar ingin menyerah. Terlebih  saat itu aku hanya punya 1 bulan belajar untuk SBMPTN. Dan aku adalah dari SMK. Pelajaran yang aku peroleh dari smk bertolak belakang dengan pelajaran SMA maupun materi SBMPTN. Sampai aku pernah tidur malam hanya dua jam saja. Capek memang tapi aku tetap kekeh untuk belajar.walaupun tak jarang aku mendengar komentar pedas dari orang lain, sebuah kata-kata yang meremehkanku. Ya tak jarang aku dengar kata yang seperti ini “ Bisa apa kamu anak SMK masuk ke PTN” atau yang lebih pedas adalah “Halah jangan kebanyakan mimpi”`  Bahkan disaat tersulitpun yaitu satu minggu sebelum SBMPTN, itulah salah satu waktu kegagalanku. Aku tetap berusaha meskipun situasi sulit. Dan saat SBMPTN ahirnya perasaan yang berkemelut dalam hati bisa aku atasi. Aku mengerjakan soal SBMPTN dengan tenang dan yakin. Dan setelah itu tiba waktu pengumuman SBMPTN . Tidak aku sangka setelah aku 3 kali gagal. Ahirnya Aku Lolos. Betapa senangnya saat itu. Ahirnya aku lolos. Dan saat itu aku benar terharu.
      Dari keberhasilan itu aku belajar banyak hal yaitu sebenarnya Tuhan ingin hambanya lebih berjuang dalam meraih sesuatu. Dan semoga pembaca yang tahun depan berjuang untuk masuk PTN Semangat yah ! buat anak SMK juga jangan minder. Percayalah bahwa sesuatu yang kamu usahakan dengan sungguh-sungguh dan berdoa maka kamu akan mendapatkannya. Jangan lupa minta doa ke orangtua terutama ibu. 
  Nah sekarang aku akan bercerita tentang hal yang luar biasa yang aku dapatan selama menjadi mahasiswa baru PG PAud. Dan saat itu tiba bapak Joko memberikan beberapa sambutan dan mengenalkan dosen-dosen. Dan tiba saatnya juga dibuka forum diskusi terbuka dengan pembicara pak Joko dan ibu Nur. Yang aku bisa pelajari saat materi disampaikan oleh pak Joko adalah budaya adalah sebuah pendidikan karakter. Karena lewat budaya maka akan memperhalus perasaan seseorang. Dan jika ingin menjadi seorang guru, maka harus bisa mengetahui budaya sendiri. Dan nasihat agar tidak menjadi mahasiswa yang hanya jadi mahasiswa Kupu-kupu yaitu mahasiswa yang hanya kuliah pulang. Tetapi beliau memberi nasihat agar mengambil peran di keorganisasiaan. Karena di organisasi adalah proses kedewasaan. Dan yang aku tangkap dari ibu Nur adalah anak kecil sebenarnya memberikan banyak pelajaran. Dan ketika kita ada di PG PAUD yang nantinya banyak menghadapi anak kecil maka kita akan belajar untuk selalu tersenyum dan ramah. Dan saat itu aku benar benar merasa menemukan duniaku. Sebelumnya aku adalah orang yang jarang tersenyum dan ramah. Tapi di PG PAUD aku belajar hal yang biasa.  Ternyata dengan kita selalu tersenyum dan ramah dengan orang lain maka itu akan memperluas dunia kita sendiri. Dan aku belaajar bahwa setiap anak memiliki potensi-potensi yang luar biasa dan tugas kita adalah menstimulasi potensi tersebut. Dan aku merasa bahagia aku bisa menjadi bagian kecil dari hidup anak usia dini yang berada di usia emas. Dan nantinya aku akan belajar banyak hal lewat mereka. Melihat ekspresi wajah yang polos, tatapan serta senyuman yang indah itu membuatku semakin bahagia. Dan aku bersyukur bisa ada di Prodi PG PAUD 
     Nah sekian dulu ya, aku harap cerita yang sederhana ini dapat menginspirasi. Dan jangang pernah berhenti untuk berjuang demi kesuksesan. Meskipun jalan menuju sukses harus melewati jalan yang terjal, namun kita tidak boleh menyerah. Dan jagaan lupa berdoa dan minta doa pada ortu. Semangat! :-)